Masa itu


  Aku sedang duduk
  Mataku menerawang jauh
  Masuk dalam khayalku
  Ingatanku berjalan ke masa lalu
  Meyusuri gelap terang kehidupanku
  Sesaat, aku berhenti di suatu waktu
  Kutemukan sesosok pria yang sedang asyik melepaskan penatnya
  Tawanya begitu menggoda
  Bersanding dengan gadis kecil yang tengah meneteskan air mata
  Sesaat,
  Kupandangi gadis kecil itu,
  Ingatanku tak asing melihat wajah manis itu
  Aku tersentak,
  Ingatanku kembali dalam jasadku kala itu
  Tak terasa,
  Kuteteskan peluh kerinduan ini
  Kak,
  Kapan kau kembali
  Membelai lembut perasaan ini
  Aku merindukanmu,
  Merindukan sebuah payung yang melindungiku dari serpihan-serpihan ujian dalam hidup

0 komentar:

Posting Komentar